Alam Sekitar Kita

Sabtu, 30 Mei 2009

Album Koes Plus

Nih baca album yang dimiliki koes plus

Album

1 1969 KOES PLUS VOLUME 1
2 1970 KOES PLUS VOLUME 2
3 1970 KOES PLUS VOLUME 3
4 1970 KOES PLUS VOLUME 4 BUNGA DI TEPI JALAN
5 1971 KOES PLUS VOLUME 5
6 1972 KOES PLUS VOLUME 6
7 1972 KOES PLUS VOLUME 7
8 1973 KOES PLUS VOLUME 8
9 1973 KOES PLUS VOLUME 9
10 1974 KOES PLUS VOLUME 10
11 1974 KOES PLUS VOLUME 11
12 1974 KOES PLUS VOLUME 12
13 1975 KOES PLUS VOLUME 13
14 1975 KOES PLUS VOLUME 14
15 1978 KOES PLUS 78 BERSAMA LAGI
16 1978 KOES PLUS 78 MELATI BIRU
17 1979 KOES PLUS 79 MELEPAS KERINDUAN
18 1979 KOES PLUS 79 BERJUMPA LAGI
19 1979 KOES PLUS 79 AKU DAN KEKASIHKU
20 1980 KOES PLUS 80 JERITAN HATIKU
21 1981 KOES PLUS 81 SEDERHANA BERSAMAMU
22 1981 KOES PLUS 81 ASMARA
23 1983 KOES PLUS 83 DADADADA
24 1983 KOES PLUS 84 PALAPA
25 1984 KOES PLUS 84 ANGIN SENJA & GELADAK HITAM
26 1987 KOES PLUS 87 CINTA DI BATAS KOTA

28 1973 KOES PLUS NATAL 1973
29 1974 KOES PLUS QASIDAH VOLUME 1
30 1974 KOES PLUS NATAL
31 1974 KOES PLUS THE BEST OF KOES
32 1974 KOES PLUS POP ANAK-ANAK VOLUME 1
33 1974 KOES PLUS ANOTHER SONG FOR YOU
34 1975 KOES PLUS SELALU DIHATIKU
35 1975 KOES PLUS POP ANAK-ANAK VOLUME 2
36 1976 KOES PLUS IN CONCERT
37 1976 KOES PLUS HISTORY OF KOES BROTHERS
38 1976 KOES PLUS IN HARD BEAT VOLUME 1
39 1976 KOES PLUS IN HARD BEAT VOLUME 2
40 1976 KOES PLUS IN FOLK SONG VOLUME 1
41 1981 KOES PLUS MEDLEY 13 TH KARYA KOES PLUS
42 1982 KOES PLUS 82 KOPERASI NUSANTARA
43 1983 KOES PLUS REARRANGE I & II
44 1984 KOES PLUS ALBUM NOSTALGIA PLATINUM 1
45 1984 KOES PLUS ALBUM NOSTALGIA PLATINUM 2

48 1974 KOES PLUS POP MELAYU VOLUME 1
49 1974 KOES PLUS POP MELAYU VOLUME 2
50 1975 KOES PLUS POP MELAYU VOLUME 3
51 1976 KOES PLUS POP MELAYU VOLUME 4
52 1978 KOES PLUS 78 POP MELAYU CUBIT CUBITAN
53 1979 KOES PLUS 79 POP MELAYU
54 1981 KOES PLUS 81 POP MELAYU OKE BOSS
55 1981 KOES PLUS MEDLEY DANGDUT 13 TH KARYA KOES PLUS

56 1985 KOES PLUS 85 GANJA KELABU
57 1987 KOES PLUS 87 LEMBAH DERITA

58 1974 KOES PLUS POP JAWA VOLUME 1
59 1974 KOES PLUS POP JAWA VOLUME 2
60 1975 KOES PLUS POP JAWA VOLUME 3
61 1977 KOES PLUS POP JAWA VOLUME 4
62 1974 KOES PLUS POP KERONCONG VOLUME 1
63 1974 KOES PLUS POP KERONCONG VOLUME 2
64 1976 KOES PLUS POP KERONCONG VOLUME 3
65 1982 KOES PLUS 81 POP KERONCONG
66 1976 KOES PLUS POP JAWA MELAYU

67 1974 KOES PLUS VOLUME 8 (INSTRUMENTAL)
68 1974 KOES PLUS VOLUME 9 (INSTRUMENTAL)
69 1974 KOES PLUS VOLUME 10 (INSTRUMENTAL)
70 1974 KOES PLUS VOLUME 11 (INSTRUMENTAL)
71 1976 KOES PLUS VOLUME 12 (INSTRUMENTAL)
72 1974 KOES PLUS THE BEST OF KOES (INSTRUMENTAL)
73 1974 KOES PLUS POP JAWA VOL 1 (INSTRUMENTAL)
74 1974 KOES PLUS POP JAWA VOL 2 (INSTRUMENTAL)
75 1974 KOES PLUS POP MELAYU VOLUME 1 (INSTRUMENTAL)
76 1975 KOES PLUS POP MELAYU VOLUME 2 (INSTRUMENTAL)
77 1974 KOES PLUS POP KERONCONG VOLUME 1 (INTRUMENTAL)
78 1984 KOES PLUS ALBUM NOSTALGIA PLATINUM
(INTRUMENTAL)



1 1962 KOES BERSAUDARA ANGIN LAUT (KUMPULAN SINGLE)
2 1965 KOES BERSAUDARA TO THE SO CALLED THE GUILTIES
3 1965 KOES BERSAUDARA JADIKAN AKU DOMBAMU
4 1977 KOES BERSAUDARA SERI PERDANA KEMBALI
5 1978 KOES BERSAUDARA VOLUME 2
6 1980 KOES BERSAUDARA 80 GLODOK PLAZA BIRU
7 1979 KOES BERSAUDARA BOLEH CINTA BOLEH BENCI
8 1986 KOES BERSAUDARA 86
9 1987 KOES BERSAUDARA 87 KAU DATANG LAGI
10 1987 KOES BERSAUDARA 87 BOSSAS
11 1987 KOES BERSAUDARA 87 POP ANAK ANAK
12 1977 KOES BERSAUDARA POP JAWA VOLUME 1
13 1987 KOES BERSAUDARA 87 POP JAWA
14 1977 KOES BERSAUDARA POP KERONCONG VOLUME 1
15 1977 KOES BERSAUDARA POP MELAYU

kembali ke site Koes Plus

OU Home | Disclaimer | Copyright | Equal Opportunity | OU Web Policy

Personal Asli Koes Plus

Sudah tahu belum siapa itu anggota band koes plus. Nih anggota aslinya, yang pernah aku lihat di Gelora Manahan Solo tahun 1973.

HOME
Situs Pengelolaxt
Personel
Koes
Plus


TONY

Tony adalah pemain musik berbakat tinggi sekaligus pencipta lagu yang handal. Dia juga yang memacu adik-adiknya untuk membawakan lagu ciptaan sendiri. Dia mahir memainkan gitar (melody), keyboard dan piano. Dibandingkan dengan Beatles, dia seperti gabungan antara John Lennon, Paul dan Goerge. Permainan pianonya sangat menonjol dalam lagu-lagunya. Nada-nada yang dipilihnya sederhana, tetapi sangat berperan dalam mempercantik lagu yang dimainkan. Coba simak lagu Why Do You Love Me atau Jangan Berulang Lagi (Volume IV) atau Menanti (dari album Volume 5). Dia juga sangat mahir memainkan melodi gitar. Hampir semua lagu mereka yang berirama rock and roll pasti diisi dengan permainan melodinya. Simak misalkan lagu Rata-Rata (dari album Volume 14) atau Tradisi ( dari album Volume 7). Masih banyak lagu-lagu Koes Plus yang tidak menggunakan alat musik keyboard atau piano yang menonjolkan permainan gitarnya. Album khusus bereka yang berisi lagu-lagu demikian adalah: Album Hard Beat, Folk Song, dan History of Koes Brothers. Lagu-lagu dari album ini antara lain : Jemu, Oh Kasihan,Liku-Liku Laki-laki, Kemana, Hari Minggu, Kala-Kala dan lain-lain. Lagu-lagu karangan Tony hampir semua populer: Kisah Sedih di Hari Minggu, Cintamu t'lah Berlalu, Derita (Volume 1), Kr. Pertemuan ( Volume 4), Nyanyian Malam (volume 7), Diana (Volume 8),Terlambat, O La La ( Volume 9), Kapan-Kapan (Volume 10), Kota Lama (Volume 11), Cinta Buta ( Volume 12), Bali, Katresnan (pop jawa Volume 1), I will come to You ( dari album Another song for You). Harus diakui melodi-melodi Tony banyak dipengaruhi oleh lagu-lagu Beatles dan John Lennon. Tapi pengaruh musik etnis juga kental dalam lagu Koes. Di lagu Bali (pop jawa), akan kita dengar nada-nada seperti suara gamelan. Dalam lagu Nusantara IV (volume 10), nyata seklai pegaruh gendhing Jawa, dimana nada-nada pentatonis begitu menonjol. Hampir di setiap pose fotonya, Tony selalu tersenyum. Inilah trade mark Tony. Suatu ekpresi yang menggambarkan keramahan, keoptimisan, percaya diri dan tidak egois.

Tahun 1987 Tonny meninggal dalam usia 50 tahun. Indonesia sangat kehilangan musisi sekaligus pencipta lagu hebat di samping Ismail Marzuki, Titik Puspa, dan Oma Irama. Tetapi sayang sambutan masyarakat terhadap kepergian Tony sangatlah minim seperti biasanya rakyat Indonesia menghargai tokoh dari bangsanya sendiri. Dia diperlakukan seperti bukan bekas bintang. Hanya beberapa koran memasang berita kepergiannya. Setelah kepergian Tony praktis lagu-lagu Koes Plus tidak bertaring lagi.
YON

Anggota yang kedua adalah Yon Koeswoyo. Vokalis utama Koes Plus ini tidak menonjol dalam bermain musik. Dia hanya memainkan ritem gitar. Tetapi suaranya yang bening menjadi kekuatan lain dari Koes Plus. Dia juga pencipta lagu yang handal. Kebanyakan lagu-lagu Yon adalah lagu bernada sendu, seperti: Hidup Yang Sepi (Volume 1), Penyesalan ( Volume 5), Untuk Dia ( Volume 10), Hatiku Beku (Volume 9). Paduan suaranya bersama anggota yang lain Yok, sangat menonjol dan menjadi ciri khas Koes Plus. Terkadang juga suaranya dipadu dengan suara Tony. Simak lagu: Hatiku-hatimu (dari album the History of Koes Brothers), Nusantara V (Volume 11), atau di reffrain lagu Kau Bina Hidup Baru (Volume 9, ciptaan Murry), di sana sangat kelihatan perpaduan itu. Suara Yon yang bening memang menjadi daya pikat tersendiri bagi Koes Plus. Suara Yon kelihatan sangat genit dalam lagu-lagu keroncong : Penyanyi Tua ( Volume 1, album keroncong) atau Penyanyi Butuh Uang atau Gadis Manis ( dari album keroncong yang lain). Yon dikenal sebagai pribadi yang pemalu. Tidak heran ketika manggung sedikit sekali dia mencoba berkomunikasi dengan penonton.Yok


Yok adalah pemain Bas. Dia paling urakan di panggung. Suaranya nge-rock. Tetapi bisa juga sangat halus. Lagunya yang sangat terkenal adalah Maria ( Volume 11) dan Mawar Bunga ( Volume 12I). Maria adalah nama istrinya yang meninggal dunia karena kecelakaan. Itu terjadi setelah mereka menyelesaikan album Volume 9. Kedua lagu tersebut berirama sangat sendu. Pernah dinyanyikan ulang oleh Endang S. Taorina. Suara Yok yang tinggi sangat pas didampingkan dengan suara Yon. Maka perpaduan keduanya menjadi ciri khas Koes Plus yang sukar dicari tandingannya hingga sekarang. Coba simak reffrain lagu Kau Datang Lagi, di sana akan terdengar suara Yok yang melengking tinggi.

Dalam Koes Plus formasi awal ketika merekam serial Koes Plus album volume I, setelah Nomo keluar dari Koes Bersaudara, Yok tidak terlibat. Posisinya diganti Toto AR. Dia beralasan bahwa sikapnya itu sebagai bentuk solidaritasnya terhadap kakaknya, Nomo. Nomo dipaksa Tony untuk memilih bermusik atau kerja lain. Karena bermusik di waktu itu belum menjamin kehidupan ekonomi, akhirnya Nomo keluar dari Koes Bersaudara.

Dalam Koes Plus formasi terakhir Yok tidak ikut bergabung lagi. Lagu-lagu ciptaannya : Jangan Sedih (Volume IV), Sonya (Volume V), Di mana Hatimu (Volume 8), Nusantara III (Volume IX), Jangan Cemburu (Volume IX), Pantai Bali (Volume X), Jemu (Hard Beat) dan masih banyak lagi. Permainan basnya cukup menonjol dalam lagu Kala-kala atau Jangan Sedih.
Murry


Dia adalah plus dalam Koes Plus. Dialah satu-satunya anggota Koes Plus yang bukan dari keluarga Koeswoyo. Pukulan drumnya yang khas telah memberi warna tersendiri bagi Koes Plus. Pukulan drumnya mungkin tidak akan terasa bagus kalau dia bermain dengan kelompok lain. Tetapi digabung dengan permainan keyboard Tonny, pukulannya terasa istimewa. Sebagai pemain drum dia tidak hanya pelengkap. Permainan drumnya menjadi ciri khas dari lagu-lagu Koes Plus. Mendengarkan lagu Koes Plus dan Koes Bersaudara akan terasa beda begitu mendengar pukulan drumnya. Kombinasi pukulan drumnya dan permianan keyboard Tony, banyak mewarnai intro lagu Koes Plus. Dia juga mencipta beberapa lagu yang cukup populer. Diantara lagunya adalah Pelangi, Doa Suciku, Bertemu dan Berpisah, Hidup Tanpa Cinta, Semanis Rayuanmu, Kau Bina Hidup Baru, Ayah dan Ibu, Bujangan, Pak Tani, Mobil Tua, Cobaan Hidup, Cubit-cubitan. Murry benar-benar plus dalam artian memberi nilai plus kepada Koes. Lagu Koes Plus yang paling dia sukai adalah Tiada Kata Terlambat (vol XIV). Lagu yang diciptakan dan dinyanyikan Tony. Tony sendiri hampir selalu terlibat memberi backing vocal untuk setiap lagu yang diciptakan Murry. Mungkin ini sebagai bentuk sikap perlakuan istimewa Tony sebagai pimpinan Koes Plus terhadap anggota bukan dari keluarga Koeswoyo. Dengan demikian Murry tidak merasa menjadi orang lain dalam Koes Plus.
OU Home | Disclaimer | Copyright | Equal Opportunity | OU Web Policy


Isi Album Kloes Plus

Sudah tahu belum, album koes plus banyak sekali. Berikut ini adalah judul lagu pada setiap album yang dimiliki. Hebat ya ?


Koes Bersaudara

Angin Laut (1962)

Dara Manisku, Angin Laut, Kuduslah Cintaku, Dewi Rindu, Telaga Sunyi, Selamat Berpisah, Pagi Yang Indah, Awan Putih, Selamat Berpisah, Pantai Bali, Gadis Puri, Dam Dam, Oh Kau Tahu, Harapanku, Bis Sekolah, Oh Kasihku

To the So Called the Guilties (1965)

Bintang Mars, Di Dalam Bui, Three Little Words, Poor Clown, Apa Saja, Voorman, Untukmu, Mengapa Hari Talah Gelap, Mawar Rindu, Laguku Sendiri, To the so-called the Guilties, Hari Ini

Balada Kamar 15 (1965)

Koes Plus

KS-Koeswojo Senior, TO-TONNY, JN-YON, JK-YOK, MR-MURRY

Pop Jawa Volume 1(1974)

1 TUL JAENAK JK
2 SAYUR ASEM KS
3 AJA GELA JK
4 TUNGGAK JATI TO
5 ATIKU GELA JN
6 BALI TO
7 AJA NELANGSA JN
8 ELA ELO JK
9 OMAH GUBUK TO
10 ORA BISA TURU JN
11 PAK TANI MR
12 KATRESNAN TO

POP JAWA VOLUME 2(1974)

1 KOLANG KALING MR
2 MEMELAS TEMEN (WONG KUWI) TO
3 EOE JK
4 RONDHO KATUT JN
5 TIL KONTAL KANTIL JN
6 OPO TUMON KS
7 PADHANG BULAN JN
8 NGGODHA ATI JN
9 YO BEN JN
10 JARAN KORE TO
11 SALAH MONGSO JK
12 PAK GURU MR


POP JAWA VOLUME 3(1975)

1 KERIPIK TEMPE
2 SARINAH
3 BIDHO BIDHO DHADHAMU PUTIH
4 AJA DUMEH
5 RAMBATE
6 SURATE WANITA
7 KEBUN MELATI
8 AJA NGECE
9 MBEK MBE
10 RUJAK CINGUR
11 NYAI INDA INDO


POP JAWA MELAYU(1976)

1 MESAKAKE
2 AJA NGONO
3 LINSIR NGULON
4 KAYA NGENE RASANE
5 POKALE ALA
7 KUTUT
8 KEMBANG ENCENG ENCENG
9 HANACARAKA
10 SAK UKURAN
11 DHAWUHE WONG TUWO
12 SURAK SURAK HORE

POP KERONCONG VOLUME 1 (1974)

1 PENYANYI TUA KS
2 ANDAIKAN * TO
3 DEMI KASIH SAYANGNYA JK
4 KUTUNGGU TUNGGU JN
5 HANYA ENGKAU TO
6 AKU MENCARI JN
7 SENJA DEMI SENJA TO
8 LAGU KESAYANGAN MR
9 KUBERNYANYI JN
10 SURAT PERTAMA TO
11 GADIS AYU KS
12 LAMUNANKU JN


POP KERONCONG VOLUME 2(1974)

1 PENYANYI KS
2 KR. PULAU KELAPA TO
2 KU TAK MAU 2 JN
3 GADIS MANIS KS
4 KR. SAPUTANGAN TO
5 KUBERTEMU JN
6 KR. ASLI MR
7 SURABAYA KS.
8 KR. KAU TINGGAL PERGI TO
10 KU TETAP MILIKMU JK
11 KUMENGERTI JN
12 INGIN KEMBALI KS.


POP KERONCONG VOLUME 3(1976)

1 KR. BETAWI TO
2 KR. BUNGA MELATI JN
3 KR. KEMANA ENGKAU PERGI KS
4 KR. ASAL JADI MR
5 KR. PENYEMIR SEPATU TO
6 KR. GEMBIRA TO
7 KR. PILIHANMU TO
8 KR. BUNGA BERGUGURAN JN
9 KR. TERANG BULAN TO
10 KR. PILIH MANA KS

Selalu Dihatiku(1975)

HATIKU HATIMU TO
TERANG BULAN YANG SEDIH JN
AYAH TO
BULAN PENUH BERDURI JK
AKU TAKKAN LUPA TO
JIWA NUSANTARA TO
RAYUAN PALSU KS
CINCIN PERMATA JK
BAGAI MIMPI JN
KESEPIAN TO
NYANYIAN DI SENJA HARI JN
NUSA TO

Another Song For You (album Bahasa Inggris,1975)

MR. TIME TO
THE JUST JOKE JK
MAN OH MAN TO
SHE IS THE ONE JN
NOTHING IS REAL TO
I WILL COME TO YOU TO
ANGEL JN
LET ME FREE KS
MY LADY JK
YES I DO TO

In Concert (1976)

ISI HATIKU * TO
SEKARANG TO
KATA IBU TO
COBAAN JN
RINDU JK
AKU DAN DIA TO
SENYUMANMU JN
KATAKANLAH JK
DUNIA INI TO
KU TAK MAU KS

In Hard Beat Vol1 (1976)

JEMU JK
JANGAN MEMAKSAKAN DIRI TO
O KASIHAN KS
TAMBAH SATU JN
PENIPU JK
HARI MINGGU 2 JK TO
KALAU KUTAHU JN
TANGIS PERI TO
MASA MUDA MR
BUNGAKU JN
SEBEGINI TO

In Hard Beat Vol2 (1976)

MOBIL TUA MR
TAK MENGERTI JK
DINI TO
MASA BODOH JN
ISSUE JN
DAMAI DI BUMI JK
TANTANGAN TO
LUKA JN
PASTI TO
KAU MILIKKU TO

History of Koes Brothers(1976)

KERJAKAN KINI TO
KALA KALA TO
KASIH SAYANG * KS
KEMARI JN
MANIS SEKALI TO
DA SILVA TO
MASA REMAJA JN
KAU DATANG LAGI TO
MENARI TO
ANDAIKAN JN

Folk Songs(1976)

KAU MILIKI TO
TERBENAMLAH MATAHARI TO
PEMAIN KECAPI TO
LIKU LIKU LAKI LAKI TO
SUKA DUKA DI BUMI JN
ANGIN BAWALAH AKU JN
KEMANA * JN
JATUH HATI TO
PUTRI BAYANGAN KS
BERDOA DAN BERNYANYI TO

kembali ke site Koes Plus

OU Home | Disclaimer | Copyright | Equal Opportunity | OU Web Policy

Koes Plus - 2

Ini ada lagi cerita tentang band kesayanganku ini. Pingin juga ngerti ?

Home Situs Pengelola

Koes Plus Kesederhanaan penampilan anggota Koes baik dipanggung maupun dalam kehidupan sehari-hari secara tidak langsung telah menambah simpati penggemarnya

Legenda Musik Pop IndonesiaPilihan nadanya yang manis, syairnya yang sederhana, musiknya yang harmonis secara simultan membuat lagu-lagu Koes Plus enak didengar dan sukar dicari tandingannya dalam blantika musik Indonesia.


Koes Plus adalah kelompok musik paling legendaris di Indonesia. Puluhan lagu, bahkan ratusan, lahir dari kelompok musik ini, dari yang versi pop, pop jawa, irama melayu, dangdut, pop anak-anak, lagu berbahasa Inggris, irama keroncong, folk song, dan hard beat. Baru-baru ini namanya diabadikan sebagai kelompok Musik dengan lagu terbanyak di Museum Record Indonesia (MURI).

Lagu-lagu mereka bukan tipe lagu rumit seperti halnya lagu-lagu tua dari Genesis, Deep Purple atau Queen atau lagu-lagu pop masa kini. Lagu mereka sungguh sederhana baik dalam syair, musik, maupun melodi. Ciri khasnya adalah perpaduan suara antara vokalis mereka ( Yon dan Yok) yang khas. Lagu-lagu mereka masih tetap digemari sampai sekarang. Bahkan banyak dibawakan oleh penyanyi lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh Lex's Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna. Sampai sekarang Koes Plus masih eksis walaupun tinggal 2 anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif ditambah musisi lain dari luar. Tetapi kebanyakan mereka hanya menyanyikan lagu-lagu lama. Dalam suatu acara Mengenang Koes Plus di RCTI (sekitar tahun 1995), seseorang dari jajaran direksi Remaco bernama Eugene Timothy (yang banyak merekam lagu Koes Plus) menyatakan bahwa sampai sekarang tidak ada kelompok musik yang beat-beatnya seperti Koes Plus. Mungkin dia ingin mengatakan bahwa lagu-lagu Koes Plus yang sederhana itu iramanya gampang diikuti dan enak didengar. Para penggemar Koes Plus harus menunggu-nunggu di depan TVRI (kala itu tidak ada TV Swasta) begitu mengetahui bahwa Koes Plus bakal tampil di acara televisi. Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari kelompok Koes Bersaudara. Koes Bersaudara menjadi pelopor musik pop and rock 'n roll, bahkan pernah dipenjara karena musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia.

Dari kelompok Koes Bersaudara ini lahir lagu-lagu yang sangat populer seperti Bis Sekolah, Di Dalam Bui, Telaga Sunyi, Laguku Sendiri dan masih banyak lagi. Satu anggota Koes Bersaudara, Nomo Koeswoyo keluar dan digantikan Murry sebagai drummer. Walaupun penggantian ini awalnya menimbulkan masalah dalam diri salah satu personalnya yakni Yok yang keberatan dengan orang luar. Nama Bersaudara seterusnya diganti dengan Plus, artinya plus orang luar: Murry.Sebenarnya lagu-lagu Koes Bersaudara lebih bagus dari segi harmonisasi ( seperti lagu Telaga Sunyi, Dewi Rindu atau Bis Sekolah) dibanding lagu-lagu Koes Plus. Saat itu Nomo,selain bermusik juga mempunya pekerjaan sampingan. Sementara Tonny menghendaki totalitas dalam bermusik yang membuat Nomo harus memilih. Akhirnya Koes Bersaudara harus berubah. Kelompok Koes Plus dimotori oleh almarhum Tonny Koeswoyo (anggota tertua dari keluarga Koeswoyo). Koes Plus dan Koes Bersaudara harus dicatat sebagai pelopor musik pop di Indonesia. Sulit dibayangkan sejarah musik pop kita tanpa kehadiran Koes Bersaudara dan Koes Plus.Tradisi membawakan lagu ciptaan sendiri adalah tradisi yang diciptakan Koes Bersaudara. Kemudian tradisi ini dilanjutkan Koes Plus dengan album serial volume 1, 2 dan seterusnya. Begitu dibentuk, Koes Plus tidak langsung mendapat simpati dari pecinta musik Indonesia. Piringan hitam album pertamanya sempat ditolak beberapa toko kaset. Mereka bahkan mentertawakan lagu Kelelawar yang sebenarnya asyik itu.

Kemudian Murry sempat ngambek dan pergi ke Jember sambil membagi-bagikan piringan hitam albumnya secara gratis pada teman-temannya. Dia bekerja di pabrik gula sekalian main band bersama Gombloh lewat group Lemon Trees. Tonny yang kemudian menyusul Murry untuk diajak kembali ke Jakarta. Baru setelah lagu Kelelawar diputar di RRI orang lalu mencari-cari album pertama Koes Plus. Beberapa waktu kemudian lewat lagu-lagunya Derita, Kembali ke Jakarta, Malam Ini, Bunga di Tepi Jalan hingga lagu Cinta Buta, Koes Plus mendominasi musik Indonesia waktu itu.


Group-group lain yang seangkatan seperti Favourites, Panbers, Mercy's, D'Lloyd menjadikan Koes Plus sebagai kiblat. Sehingga group-group ini selalu meniru apa yang dilakukan Koes Plus. Seperti pembuatan album di luar pop Indonesia, seperti pop melayu dan pop jawa menjadi trend group-group lain setelah Koes Plus mengawalinya.



"Seandainya kelompok ini lahir di Inggris atau AS bukan tidak mungkin akan menggeser popularitas Beatles"



Lagu Nusantara I (Volume 5), Oh Kasihku (Volume 6), Mari-Mari (Volume 7), Diana dan Kolam Susu ( Volume 8) merajai musik pop waktu itu. Puncak kejayaan Koes Plus terjadi ketika mereka mengeluarkan album Volume 9 dengan lagu yang sangat terkenal Muda-Mudi (yang diciptakan Koeswoyo, bapak dari Tonny, Yon dan Yok). Disusul lagu Bujangan dan Kapan-Kapan dari volume 10. Masih berlanjut dengan lagu Nusantara V dari album Volume 11 dan Cinta Buta dari album Volume 12. Bersamaan dengan itu Koes Plus juga mengeluarkan album pop Jawa dengan lagu yang dikenal dari tukang becak, ibu-ibu rumah tangga, hinga anak-anak muda, yaitu Tul Jaenak dan Ojo Nelongso. Belum lagi lagu mereka yang berirama melayu seperti Mengapa, Cinta Mulia dan lagu keroncongnya yang berjudul Penyanyi Tua. Sayang sekali di setiap album yang mereka keluarkan tidak ada dokumentasi bulan dan tahun, sehingga susah melacak album tertentu dikeluarkan tahun berapa. Bahkan tidak ada juga kata-kata pengantar lainnya. Album mereka baru direkam secara teratur mulai volume VIII setelah ditandatangani kontrak dengan Remaco. Sebelumnya perusahaan yang merekam album-album mereka adalah Dimita.

Pada tahun 1972-1976 udara Indonesia benar-benar dipenuhi oleh lagu-lagu Koes Plus. Baik radio atau orang pesta selalu mengumandangkan lagu Koes Plus. Barangkali tidak ada orang-orang Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak mengenal Koes Plus. Kapan Koes Plus mengeluarkan album baru selalu ditunggu-tunggu pecinta Koes Plus dan masyarakat umum.

Tahun 1972 Koes Plus sempat menjadi band terbaik dalam Jambore Band di Senayan. Semua peserta menyanyikan lagu Barat berbahasa Inggris. Hanya Koes Plus yang berani tampil beda dengan menyanyikan lagu Derita dan Manis dan Sayang.

Dari informasi yang dikirim seorang penggemar Koes Plus, ternyata prestasi Koes Plus memang luar biasa. Pada tahun 1974 Koes Plus mengeluarkan 22 album termasuk album instrumentalia. Jadi rata-rata mereka mengeluarkan 2 album dalam satu bulan. Tahun 1975 ada 6 album. Kemudian tahun 1976 mereka mengeluarkan 10 album. Mungkin rekor ini pantas dicatat di dalam Guinness Book of Record. Dan hebatnya, lagu-lagu mereka bukan lagu asal jadi, tetapi memang hampir semua enak didengar. Bukti ini merupakan jawaban yang mujarab karena banyak yang mengkritik lagu-lagu Koes Plus cuma mengandalkan tiga jurus: kunci C-F-G.

Karena banyak jasanya dalam pengembangan musik, masyarakat memberikan tanda penghargaan terhadap prestasinya menjadi kelompok legendaris dengan diberikannya tanda penghargaan melalui "Legend Basf Award, tahun 1992.Prestasi yang dimiliki disamping masa pengabdiannya dibidang seni cukup lama, produk hasil ciptaan lagunya pun juga memadai karena sejak tahun 1960 sampai sekarang berhasil menciptakan 953 lagu yang terhimpun dalam 89 album. Prestasi hasil ciptaan lagu untuk periode kelompok Koes Bersaudara sebanyak 203 lagu (dalam 17 album),sedang untuk periode kelompok Koes Plus sebanyak 750 lagu dalam 72 album (Kompas,13 September 2001).


• Koes Plus pada masa jaya – vol 9

Salah satu anggota Koes Plus mengatakan bahwa mereka dibayar sangat mahal pada masa jayanya. Yon mengungkapkan bahwa pada tahun 1975 mereka manggung di Semarang. "Waktu itu pada tahun 1975, kami telah dibayar Rp 3 juta saat pentas di Semarang," kenang dia. Padahal, saat itu harga sebuah mobil Corona tahun 1975 kira-kira Rp 3,750 juta. Bila dikurs saat ini bayaran tersebut kurang lebih sama dengan Rp 150 juta.(Suara Merdeka, 4 Mei 2001)
''Waktu itu, Rp 3,5 juta sangat tinggi, mengingat mobil sedan baru Rp 3 juta. Jika dikurskan dengan nilai uang sekarang, jumlah itu sama dengan Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. Jumlah penonton melimpah ruah tidak seperti sekarang,'' kenang Yon. (Suara Merdeka 23, Oktober 2001).

Setelah itu popularitas Koes Plus mulai redup. Mungkin karena generasi sudah berganti dan selera musiknya berubah. Koes Plus vakum sementara dan Nomo masuk lagi menggantikan Murry, sekitar akhir 1976-an. Koes Bersaudara terbentuk lagi dan langsung ngetop dengan lagunya Kembali yang keluar tahun 1977. Murry bersama groupnya Murry's Group juga cukup menggebrak dengan lagunya Mamiku-papiku. Tidak bertahan lama tahun 1978 kembali terbentuk Koes Plus. Lagu barunya, Pilih Satu juga langsung populer. Setelah itu keluar lagu Cinta, dengan aransemen orchestra, yang benar-benar berbeda dengan lagu Koes Plus yang lain. Kemudian populer juga album melayu mereka yang memuat lagu Cubit-Cubitan dan Panah Asmara. Tetapi Koes Plus generasi ini tidak lagi sepopuler sebelumnya. Walaupun, kalau disimak lagu-lagu yang lahir setelah 1978, masih banyak lagu mereka yang bagus.

Nasib Koes Plus kini sangat tragis. Seperti kata Yon suatu ketika bahwa Koes Plus hanya besar namanya tetapi tidak punya apa-apa. Ucapan ini memang pas untuk mewakili keadaan personel Koes Plus. Mereka tidak mendapatkan uang dari hasil penjualan kaset yang berisi lagu-lagu lama mereka. Tidak seperti para penyanyi/pemusik masa kini yang gaya hidupnya wah karena dari segi finansial pendapatannya sebagai penyanyi/pemusik cukup terjamin. Begitu juga bekas group-group tersohor seperti Beatles, atau Led Zeppelin, mereka hidup dengan enak hanya dari royalti kaset/VCD/CD/DVD yang mereka hasilkan.Sampai anak-anak dan istri mereka pun menikmati kelimpahan finansial ini.

Koes Plus hanya dibayar sekali untuk setiap album yang dihasilkan. Tidak ada royalti, tidak ada tambahan fee untuk setiap CD/kaset yang terjual. Maka tidak heran ketika tahun 1992 Yon harus jualan batu akik untuk menghidupi rumah tangganya. Sementara kaset dan CD lagunya masih laris terjual di Indonesia. Sekarang pun di usianya yang ke-63 Yon dan kawan-kawan (Murry beberapa kali tidak tampil karena sakit) membawa nama Koes Plus harus manggung untuk mendapatkan uang. Dengan sisa-sisa suara dan kekuatannya mereka harus menjual suara dan tenaganya. Yon memang tidak merasakan ini sebagai beban.Dia bersyukur lagunya masih dicintai orang. Tetapi kita prihatin mendengar kabar seperti ini.

Terima kasih kepada Wasis Susilo atas info album Koes Plus, Ferry Dwinanto,Mas Ramzis Chandra, Oky Ismono atas gambar Koes Plusnya dan teman-teman lain dari Koes Plus fans club yang tidak bisa disebutkan satu persatu.






Sampai sekarang masih banyak group-group pelestari lagu-lagu Koes di seantero Nusantara


OU Home | Disclaimer | Copyright | Equal Opportunity | OU Web Policy

Koes Plus Ku - 1

Tahu riwayatnya koes plus kok sampai melegenda begitu


Perjalanan Penyanyi Tuban Yon Koeswoyo


"KISAH ini mengenai seorang laki-laki yang pernah malang melintang menapaki jalan panjang dunia musik pop Indonesia. Ia pernah mengenyam betapa manisnya puncak yang penuh bunga mekar dan taburan puja puji. Pun, ia pernah mengecap pahitnya jurang berlumpur yang gelap dengan selaksa caci maki."

LELAKI itu adalah Koesyono, penyanyi kelahiran Tuban, Jawa Timur, Jumat Legi, 27 September 1940, yang dikenal sebagai Yon Koeswoyo, personel Koes Plus. Yon menuliskan kata-kata di atas dalam otobiografi Panggung Kehidupan Yon Koeswoyo terbitan Chandra Awe Selaras, Jakarta, yang diluncurkan pada pertengahan Januari 2005 lalu.

Yon mengaku tidak mempunyai keterampilan menulis, kecuali menulis lagu. Ketika seorang penggemar berat Koes Plus meminta menulis perjalanan hidupnya, Yon sempat ragu karena merasa tidak mampu. Tetapi, penggemar berat itu berhasil meyakinkan sehingga personel Koes Plus ini tergerak menulis memoar.

YON menulis dalam pengertian sesungguhnya. Dia menuliskan dengan tulisan tangan pada buku tulis bergaris bersampul tebal-buku seperti itu mengingatkan pada buku catatan yang sering dibawa tukang kredit di kampung-kampung. Tulisan tangan asli itu kemudian oleh adik ipar Yon ditranskrip ke komputer sebelum diserahkan ke penerbit.

"Bayangkan, apa enggak kemeng (pegal) tangan saya menulis segini banyaknya," kata Yon sambil menunjukkan dua buku tulis tebal yang merupakan manuskrip asli otobiografinya.

Dalam buku setebal 175 halaman itu, Yon bertutur tentang masa kecil di Tuban, Jawa Timur, era tahun 1940-an ketika bersekolah dengan kaki telanjang. Ia berkisah tentang masa remaja di Jakarta dan berlanjut ke awal pembentukan Koes Bersaudara pada era tahun 1960-an.

Dia banyak bercerita seputar masa jaya Koes Plus era tahun 1971-1976. Termasuk riwayat lagu-lagu terkenal Koes Plus, terutama yang diciptakan Yon seperti Hidup Yang Sepi yang memang lahir ketika Yon benar-benar sepi sebagai pria lajang tanpa kekasih.

"Saya pernah nyanyi lagu itu sampai mata saya mbrebes mili-berlinang," kata Yon.

Yon juga bercerita tentang kisah cintanya dengan seorang pemain drum Dara Puspita. Yon yang tampak sensitif, tidak menyebutkan nama sang dara-dalam sejarah tercatat pemain drum itu bernama Susy Naender.

Kisah cinta Yon dengan dara berpita seperti judul sebuah lagu mereka itu oleh Tony Koeswoyo diabadikan dalam lagu Andaikan Kau Datang yang dilantunkan Yon. Belakangan lagu itu dipopulerkan kembali oleh Ruth Sahanaya.

Yon juga menuliskan kisah cintanya dengan istrinya terdahulu dan istrinya saat ini, Bonita Angelia. Di antara anak-anak Yon, sejauh ini baru Otmar Veda (27) alias David yang mulai mengikuti jejak ayahnya sebagai penyanyi dalam kelompok Yunior.

YON merupakan satu-satunya anggota keluarga Koeswoyo yang sampai hari ini masih aktif bernyanyi dengan membawa nama Koes Plus. Sepeninggal Tony Koeswoyo pada tahun 1987, Koes Plus sebagai grup musik praktis menyurut. Sejak itu Yon hidup dengan usaha jual-beli mobil. Dia juga mendapat penghasilan dari menyewakan rumah.

Mulai tahun 1993 terjadi semacam kebangkitan bagi Koes Plus. Saat itu Koes Plus tampil dengan formasi Yon, Yok, Murry, plus personel pendukung yang berganti-ganti dari waktu ke waktu. Yok bergabung untuk beberapa waktu sebelum kemudian mundur. Koes Plus terus bernyanyi digawangi Yon dan Murry plus dua pemain lain.

Koes Plus yang jaya pada era 1970-an itu, pada medio 1990-an bermain di kafe sebagai band yang dinikmati sebagai grup nostalgia. Akan tetapi diakui Yon, penampilan Koes Plus versi nostalgia itu menambah penghasilan yang berarti. Betapa tidak. Yon pada pertengahan 1990-an hidup pas-pasan. Ketika istrinya melahirkan, Yon tidak mempunyai uang sama sekali.

"Untuk membayar rumah sakit bersalin sebesar satu setengah juta rupiah aku harus meminjam uang...," cerita Yon dalam bukunya.

Sampai hari ini Koes Plus masih bertahan dengan Yon Koeswoyo sebagai satu-satunya personel "orisinal". Yon tampil dengan pemain muda yang berusia sekitar 25 tahun. Rasa Koes Plus masih terasa karena kebetulan suara Yon menjadi salah satu unsur pembangun karakter Koes Plus.

Dalam Koes Plus, suara Yon memang dominan meski Yok, Tony, dan bahkan Murry juga tampil sebagai penyanyi. Sekadar contoh, lagu Kolam Susu dilantunkan suara Yok. Suara Tony terdengar lewat Keroncong Pertemuan.

Vokal Yon mendominasi pada sebagian besar lagu kondang Koes Plus seperti Kembali Ke Jakarta, Kisah Sedih di Hari Minggu, Diana, atau juga Hidup Yang Sepi. Kini, selain tampil dalam format Koes Plus, Yon juga tampil sebagai penyanyi tunggal lewat album Hanya Mimpi.

USIA Yon kini 64 tahun, tetapi penampilannya terkesan jauh lebih muda. Kata Yon, itu karena terbawa penampilan sang istri, Bonita, yang masih muda. "Tetapi, yang penting saya tidak pernah berpikiran bahwa saya sudah tua," kata Yon yang ditemui di rumahnya yang luas dan teduh di kawasan Pamulang, Tangerang, Banten.

Di rumah kebun seluas 2.500 meter persegi itu Yon setiap hari menyapu dan memotong rumput. Itulah yang konon membuat saraf dan ototnya bergerak dan hidup. Dia menjalani hidup dengan rasa syukur dan optimistis. Yon tidak terjebak pada sindroma kejayaan Koes Bersaudara atau Koes Plus. Sikap itulah yang menurut Yon membuat dirinya ayem.

Yon juga tidak meratapi nasib, misalnya tentang lagu-lagu ciptaan Koes Plus yang jika diukur dari royalti seharusnya memberi kesejahteraan para penciptanya. Dia memilih mengambil hikmah. Yang penting baginya lagu-lagu Koes Plus menghibur rakyat, meski penciptanya tidak mendapat penghargaan layak secara ekonomi.

"Saya yakin, seyakin-yakinnya, kalau lagu-lagu itu memang milik kami, maka walau diapa-apain, suatu saat nanti pasti akan kembali menjadi milik kami," kata Yon optimistis seperti lagunya:

Matahari kan bersinar, sayang/ Mendung kan tertiup angin...

Hujan pun akan berhenti sayang/ Alam pun akan berseri.... (frans Sartono


Minggu, 03 Mei 2009

Sabar

Sabar, sebuah suku kata yang terdiri dari 5 huruf dengan 2 huruf sama, yang mudah diucapkan, tetapi sangat susah dilaksanakan. Apa itu sabar ???

Sabar memang macam-macam,diantaranya adalah nama orang. saya punya teman namanya sabar, anehnya temanku ini gampang emosi. Senangnya menumpuk harta, karena dia tidak sabar menjadi kelompok orang jujur misikin.

Lucu

ini itu :t

gambar :D

Selasa, 28 April 2009

Perjalanan





SELAMAT DATANG DI BLOG MILIKKU YANG MASIH AMBURADUL INI



hasilnya :

marquee dari kanan ke kiri

ganti kata "left" dengan keinginan anda yaitu bisa : left, up, down .

Minggu, 12 April 2009

Ringkasan Materi IPA SD 2009

Tulisan ini aku khususkan untuk anak-anak usia sekolah dasar,tepatnya yang menduduki kelas 6. Di sini insya Allah akan dituliskan secara komplit seluruh materi IPA yang mulai diajarkan semenjak kelas 1 sampai kelas 6. Harapan yang diingikan penulis ini sederhana saja, supaya siswa yang membaca tulisan ini dapat mengerjakan soal-soal IPA yang di UASBN kan pada setiap akhir tahun. Lulus UASBN dengan nilai yang memuaskan secara murni, bukan karena dapat tirunan dari kawan-kawan, atau bocoran soal dari orang-orang yang ingin merusak pendidikan karena menginginkan sejumlah uang. Bukan. Bukan cara lulus seperti itu yang diharapkan. Lulus dengan kemampuan sendiri selain merupakan salah satu watak kasatria juha merupakan generasi yang ditunggu negara supaya dapat mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangan para pahlawan. Lho kok pengantarnya nggladrah nggak karuan-karuan itu gimana ? Sorry -sorry habis terbawa emosi sih, jika melihat cara-cara curang yang ditempuh segelintir pendidik jaman sekarang yang menghalalkan segala cara asal lulus lus lus lus lus ..... Baiklah kita mulai saja sekarang.
O iya, materinya banyak sekali lho, diantarnya air, batuan, tanah, udara ... dan seterusnya dan seterusnya. Gimana adik-adik, apakah masih berniatbelajar IPA sungguh-sungguh untuk menghadapi UASBNakhir tahun ini. Baiklah kita mulai sekarang.

Kita mulai dari air
Air merupakan karunia Tuhan yang luar biasa. Betapapun hebatnya seseorang, jika air yang dimiliki tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari, maka kehebatannya akan sirna. Air yang sedikit menimbulkan masalah kekeringan, sedangkan air yang melimpah dpat menimbulkan banjir. Pernah kan kamu mendengar masalah air yang menimpa sebagian dari saudara-saudara kita.
Nurut Pak Gesang
Air mengalir sampai jauh
Akhirnya ke laut
Itu perahu
Riwayatmu dulu
Pera pedagang slalu
Naik itu perahu
Bengawan solo ......
Lho kok malah nyanyi lagu Bengawan Solo ciptaan Pak Gesang yang terkenal dengan sebuatan Maestro Keroncong yang tinggal di Perumahan Palur Surakarta.Habis ... penulisnya ini seniman yang suka lagu-lagu keronncong.
Sakarang mulai .....
1. Pengertian Air : air adalah suatu zat yang bentuknya cair dan dapat mengalir. Sebagai suatu zat air memerlukan tempat dan memiliki massa. seperti kita ketahui, wujud zat ada 3 yaitu,padat,cair dan gas. Contoh zat dalam bentuk cair adalah air. Contoh lainnya adalah bensin, minyak tanah, sirup, alkohol, sepiritus, solar dan sirup yang diminum.
2. Sifat- sifat air :



Sabtu, 11 April 2009

Akar

Akar merupakan bagian pokok dari tumbuhan, selain batang, daun,bunga dan buah. Apakah kamu sudah tahu Peran akar sebagai bagian dari suatu tumbuhan, baca selengkapnya di sini ...

1. Kegunaan akar pada tumbuhan : Untuk mengokohkan tegaknya batang, menghisap air dan makanan dari dalam tanah, menyimpan makanan dan bernafas. Karena kuatnya akar menghujan ke tanah, maka